Friday, November 16, 2018

Mengatasi Kampas Rem Seret setelah diganti Baru

Kampas seret setelah ganti baru?

Kampas seret seringkali terjadi ketika kita baru saja mengganti kampas rem lama dengan kampas rem yang baru, hal ini juga barusan saya alami tepatnya 2 hari kemarin. Kejadian ini baru saya sadari ketika akan berangkat bekerja, tarikan mesin saya terasa sangat berat. kemudian sesampai di sekolah tempat megajar, saya mencoba mencari tau penyebab hal ini.

setelah mengamati cukup lama, saya melihat cakram roda depan saya meninggalkan bekas bekas garis yang aneh, lalu kemudian saya pegang cakram saya dan terasa sangat panas. dengan kejadian ini saya menyimpulkan bahwa yang menyebabkan mesin saya terasa berat adalah kampas rem depan saya seret karena baru saya ganti.

sepulang mengajar, saya membawa motor saya ke bengkel tempat saya mengganti kampas rem, setelah di periksa pihak bengkel, motir bengkel tersebut mengatakan bahwa memang biasanya kalau baru ganti kampas, maka akan terasa seret, setelah beberapa hari maka akan normal kembali. dengan mempercayai kata kata montir bengkel tersebut, saya bergegas kembali pulang ke kos.

Sesampainya di kos, saya mencoba browsing tentang penyebab kampas rem menjadi seret. ternyata memang ada bebarapa hal yang membuat kampas rem menjadi seret setelah diganti yang baru. berikut saya rangkumkan hasil googling saya :D

1. Bahan Kampa Rem berbeda
kampas rem motor biasanya terbuat dari bahan keramik, akan tetapi ada beberapa jenis kampas rem yang terbuat dari bahan yang lebih keras. Secara umum, kampas rem motir menggunakan bahan yang agak keras supaya lebih awet ketika di pakai. nah jika kampas rem baru anda bebeda dengan yang lama, kemungkinan kampas yang baru kurang cocok, sehingga mengakibatkan seret

2. Rusaknya Pin dan Piston Caliper
Pin dan piston caliper pada cakram motor memiliki fungsi yang sangat krusial, yaitu mengatur maju dan mundur kampas rem ketika melakukan pengereman. Saat mengganti kampas rem, kebanyakan motir/bengkel tidak mengcek bagian ini, sehingga jika kampas rem anda seret, kemungkinan bagian ini mengalami masalah.

3. Piringan Cakram Bengkok
Hal ini bisa saja terjadi, jika piringan cakram bengkok, maka akan mengakibatkan pengereman tidak sempurna. Selain itu jika cakram bengkok, maka kampas rem tidak akan bisa mengapit dengan sempurna cakram tersebut, sehingga akibatnya jalannya motor menjadi tersendat sendat

Lalu, bagaimana cara mengatasinya??
Ya, yang paling mudah adalah membawanya ke bengkel resmi montor anda sekalian, biar di servis dan di perbaiki.. wkwkwkwk
akan teta[i, saya punya beberapa tips dan trik yang saya dapatkan dari temen temen bengkel saya. berikut tips yang mungkin bisa agan sekalian coba, hehehe

1. Membersihkan bagian kampas dengan sabun
Rem seret biasanya terjadi karena adanya kotoran yang menempel pada bagian kampas, sehingga ketika dicuci, maka kotoran tersebut akan hilang dan ketika dipasang maka cakram tidak lagi seret

2. Meratakan permukaan kampas dengan beji/dipukul
Hal ini bisa dilakukan untuk mengurangi ketebalan kampas rem, jika ketebalan kampas rem berkurang, maka cakram akan mampu berputar dengan semestinya dan rem pun tidak seret lagi

Nah, demikian tadi sedikit cerita tentang kampas rem yang seret, semoga bermanfaat  

Thursday, November 15, 2018

TENTANG PENULIS


Amien Fadli dilahirkan di Kabupaten Blitar pada tanggal 03 September 1995, anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Bapak Mulani dan Ibu Siti Fatrotin. Penulis beralamat di Desa Dermojayan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.
Pendidikan menengah ditempuh di MAN 3 Blitar (Eks MAN Kunir) dan selesai pada tahun 2014, selanjutnya penulis melanjutkan studi ke jenjang sarjana pada program studi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang.
Selama menjadi mahasiswa, penulis aktif dalam kegiatan kemahasiswaan di tingkat jurusan, fakultas dan universitas. Penulis pernah menjabat sebagai ketua umum HMJ Biologi Universitas Negeri Malang tahun 2016 dan menjabat sebagai ketua umum Dewan Mahasiswa Fakultas MIPA tahun 2017. Penulis tergabung dalam tim OSN Mahasiswa FMIPA UM tahun 2017 dan juga menjadi tim soal olimpiade biologi SMA di Universitas Negeri Malang.Penulis aktif dalam organisasi ekstra kampus dan tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), selain itu penulis juga menjabat sebagai Badan Pengurus Wilayah Ikatan Mahasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI) pada tahun 2015-2017. Pelatihan yang pernah diikuti penulis selama menjadi mahasiswa diantaranya LKMM-TD, LKMM-TM, dan LKMM-TL yang diselenggarakan oleh Universitas. Selama menjadi mahasiswa, penulis sering mengisi materi dalam agenda upgrading/LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan). Penulis pernah menjadi pemateri dalam agenda LKMM-TD yang diselenggarakan oleh fakultas, selain itu penulis juga menjadi asisten dosen pada mata kuliah keanekaragaman hewan dan mata kuliah fisiologi hewan pada tahun 2016.

Monday, November 5, 2018

MANFAAT BEKICOT DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

Bekicot, ya begitulah masyarakat jawa menyebut moluska yang satu ini. Banyak orang menganggap remeh kandungan nutrisi yang dimiliki bekicot, sehingga hanya memenadangnya sebelah mata. Bekicot yang memiliki nama ilmiah Achatina fulica  ini masuk ke dalam kelas molusca (Hewan bertubuh lunak). Bekicot mudah ditemui di pekarangan rumah di pedesaan atau di sawah. Sebenarnya di daerah Kediri dan Blitar daging bekicot ini sudah dimanfaatkan oleh warga untuk membentuk industri rumahan, yaitu sebagai bahan dasar pembuatan sate bekicot, kripik bekicot dan masakan bekicot lainnya.


Meskipun memiliki bentuk yang menjijikkan (bagi sebagian orang), setelah dimasak daging bekicot ini memiliki rasa yang gurih dan nikmat. Dengan banyak kandungan nutrisi yang dimiliki, tentu daging bekicot ini baik untuk kesehatan tubuh. Bagi yang merasa jijik ketika makan daging bekicot, daging bekicot juga bisa diinovasi menjadi kapsul, sehingga bisa membantu konsumen yang merasa jijik dengan daging bekicot tersebut

Bekicot (Achatina fulicha) adalah moluska yang berasal dari afrika, hewan ini biasa hidup di kebun, selain itu baru baru ini bekicot juga diternakkan. Daging bekicot banyak mengandung protein, vitamin dan berbagai asam amino. Setiap 100 gram daging bekicot mengandung 12 gram protein. Selain itu kandungan dalam daging bekicot adalah lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, fosfor 78mg, Fe 1,7 mg serta vitamin B kompleks, terutama vitamin B12. Selain itu, dalam 100 gram daging kering bekicot mengandung asam amino berupa leusin 4,62 gram, lisin 4,35 gram, arginin 4,88 gram, asam aspartat 5,98 gram, dan asam glutamat 8,16 gram. zat yang terkandung dalam daging bekicot sangat penting dan diperlukan bagi tubuh, bahkan daging bekicot mengandung asam amino asensial yang tidak bisa dibuat oleh tubuh manusia. Oleh karena itu daging bekicot sangat baik dikonsumsi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan protein dan mineral bagi tubuh. Untuk mengatasi rasa jijik pada konsumen, maka daging bekicot perlu di ekstraksi dan dibuat kapsul. (Amien)

Semoga tulisan ini bisa membantu anda, terimakasih